teknik pengolahan kayu trembesi

Tips dan Teknik Pengolahan Kayu Trembesi

Apa saja yang harus diperhatikan pada teknik pengolahan kayu trembesi? Yuk simak beberapa tipsnya di bawah ini.

Dikutip dari Detik.com, Indonesia berhasil menjual aneka produk kayunya ke Inggris, Amerika, Jepang, dan Vietnam. Jenis produk kayu yang dijual pun bervariasi, mulai dari kayu engineered seperti plywood hingga furniture.

Meski demikian, bukan berarti industri perkayuan di Indonesia tak memiliki masalah tersendiri. Selain kurangnya daya dukung, tak sedikit pengrajin kayu yang kurang mengenal jenis-jenis kayu dan cara pengolahannya dengan benar. Salah satunya terkait dengan pengolahan trembesi.

Trembesi adalah tanaman yang umum ditemukan di Kawasan Asia Tenggara. Tanaman trambesi berasal dari kelompok polong-polongan, sering disebut dengan istilah suar, ki hujan, atau munggur. Di Jawa, kayu ini cukup disukai karena bisa menggantikan jati yang harganya cukup mahal.

Pohon trembesi adalah jenis pohon yang cukup tinggi dengan diameter mencapai 4,5 meter dan mahkota pohon 40 hingga 60 meter. Bunga yang dihasilkan berwarna kuning atau oranye dan umumnya muncul pada bulan Mei dan Juni. Pasca pembuahan, bunga akan menghasilkan buah berukuran kecil yang berwarna coklat kehitaman.

Munggur telah digunakan untuk banyak kebutuhan. Bagian kayunya terutama, menjadi komoditas yang paling banyak dimanfaatkan.

Ciri Kayu Trembesi

Trembesi adalah kayu yang populer di Indonesia. Kayu ini berasal dari tanaman Samanea saman yang umumnya disebut dengan istilah munggur atau ki hujan. Pohon Samanea saman sendiri bisa tumbuh hingga begitu besar. Kita sering mendapati log munggur dalam ukuran lebar yang digunakan untuk membuat produk dari kayu ini. Spesifikasi kayu trambesi akan dijelaskan seperti berikut ini.

  1. Divisi : Tracheophyta
  2. Upadivisi : Spermatophytina
  3. Klad : Angiospermae
  4. Klad : eudicot
  5. Klad : rosids
  6. Ordo : Fabales
  7. Famili : Fabaceae
  8. Genus : Samanea
  9. Spesies : S. saman
Baca Juga:  Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan

Prinsip Penting Pengolahan Kayu Trembesi

Pengeringan

Sebelum kayu trambesi diolah lebih lanjut, salah satu tahapan yang harus dilakukan adalah mengeringkan material tersebut. Bila kayu masih mengandung banyak air, bahan tersebut cenderung sangat berat, mudah busuk, dan mudah dimakan hama.

Namun, proses pengeringan kayu trambesi ini masuk kategori proses yang tricky. Beberapa jenis kayu akan rusak bila tidak dikeringkan dengan hati-hati. Dan trembesi adalah satu di antara kayu-kayu tersebut. Kayu dari spesies Samanea saman ini mudah susut atau bengkok bila tak dikeringkan dengan kehati-hatian.

tips penting teknik pengolahan kayu trembesi

Pemotongan Kayu Munggur

Trembesi merupakan kayu dalam kelas kuat III dan kelas kepadatan menengah. Hal ini membuatnya cukup mudah dipotong baik dengan alat maupun manual.

Kemudahan ini tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi pengrajin. Terutama bagi pengrajin individu atau UKM (non-industri besar).

Pemahatan dan Pembentukan

Trembesi sering dianggap sebagai pengganti jati. Anggapan ini bukan tanpa arti mengingat kayu ini memang memiliki beberapa kemiripan dengan jati. Salah satunya adalah karena kemudahan pemahatannya.

Kayu trambesi jug cukup mudah dipahat sehingga bisa diandalkan untuk membuat produk kayu yang menyerupai jati.

Pengawetan Kayu Munggur

Trembesi adalah kayu yang tidak awet. Kayu ini merupakan kayu dalam kelas awet IV. Sebagai perbandingan, ulin adalah kayu dalam kelas awet I sementara Merbau adalah kayu dalam kelas awet I dan II.

Kayu dalam kelas awet I dan II bisa dikatakan ideal untuk industri woodworking. Kayu-kayu tersebut memiliki kandungan zat alamiah yang cukup efektif untuk menangkal serangan hama.

Namun, kayu dalam kelas awet IV tak akan mampu mempertahankan dirinya dari serangan jamur ataupun rayap. Diperlukan treatment pengawetan dengan obat yang berkualitas.

Baca Juga:  Mengolah Kayu Karet Untuk Berbagai Produk Bangunan

Direkomendasikan bahan pengawet Biocide yang bisa memberikan perlindungan menyeluruh. Pengawetan dengan BioCide pun sangat mudah dilakukan. Anda bisa:

  1. Merendam trembesi (gergajian) dalam larutan yang sudah dicampur Biocide
  2. Mengoleskan cairan Biocide ke permukaan kayu
  3. Mencelupkan kayu trembesi berukuran kecil (misal untuk craft) dalam larutan BioCide

Dengan ketiga cara tersebut, Biocide akan meresap ke dalam kayu sehingga membuat kayu terlindungi dari serangan hama.

Finishing Kayu Trembesi

Banyak orang menilai bahwa trembesi memiliki tampilan serupa dengan jati. Kayu trambesi dijual sebagai pengganti jati yang cukup mahal harganya.

Sejatinya kayu trambesi memiliki tampilan khas tersendiri. Proses finishingnya pun harus dilakukan dengan menonjolkan keindahan khasnya tersebut.

Misal, dengan menerapkan finishing natural transparan. Dengan finishing natural transparan, keindahan warna dan corak kayu akan terlihat jelas bahkan makin cantik dengan cat yang diterapkan.

Biocide Insecticide untuk mengawetkan kayu trambesi

Teknik Pengolahan Kayu Trembesi dengan BioCide

Dengan menggunakan strategi yang tepat dan bahan-bahan terbaik, trembesi bisa diproses menjadi produk bermutu tinggi. Direkomendasikan untuk melakukan treatment pengawetan menggunakan Biocide.

Untuk mendapatkan produk Biocide untuk pengolahan dan pengawetan kayu trambesi, bisa didapatkan dengan menghubungi kontak di website ini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi produsen di [email protected]

Leave a Comment

Your email address will not be published.