Kelompok tanaman cemara terdiri dari beragam spesies yang tumbuh tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tanaman ini memiliki beragam manfaat yang semakin diminati akhir-akhir ini. Apalagi ketika kayu-kayu yang banyak difavoritkan seperti jati mulai semakin sulit dan mahal untuk dibeli. Pada kondisi ini, kayu cemara sering dipakai sebagai material alternative. Namun demikian, dengan berbagai kelebihannya, cemara tetap memiliki peminat tersendiri.

Untuk lebih mengenal kayu ini, mari simak ciri fisiknya sebagai berikut:

Ciri Fisik dan Fakta mengenai Kayu Cemara

  1. Nama ilmiah: Casuarina spp.
  2. Persebaran: Australia dan Asia Tenggara
  3. Ukuran pohon: 15 hingga 40 meter, diameter 0,3 sampai 0,6 meter
  4. Berat kering rerata: 750 kg/m3
  5. Kelas kuat: III

Warna Kayu

Bagian teras berwarna merah muda hingga coklat kemerahan. Kadang-kadang juga ditemukan kayu dengan bagian terasnya berwarna kehitaman. Sedangkan bagian gubalnya berwarna lebih muda dengan aksen coklat kekuningan.kayu cemara

Tekstur Kayu

Medium dengan tampilan kilau sedang alami. Serat umumnya lurus dengan sedikit saja sambungan.

Ketahanan

Sebagaimana disebut di atas, cemara adalah kelompok tanaman yang terdiri dari banyak spesies. Ketahanan kayunya pun sangat beragam tergantung spesiesnya. Namun secara umum, kayu tidak begitu tahan terhadap serangan hama dan cuaca. Kelas awetnya sendiri hanya ada di level III.

Kemudahan Pengolahan

Spesies dengan densitas lebih tinggi cenderung lebih sulit diolah. Namun secara umum masih dapat dikerjakan.

Bau

Tidak ada bau kayu spesifik

Manfaat Kayu Cemara

Cemara adalah tumbuhan alami yang banyak ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Hingga hari ini, kayu dari pohon ini sering digunakan untuk pembuatan lantai kayu, kabinet, beberapa furniture, dan objek-objek kayu lainnya. Mengingat kelas awetnya, pemanfaatan kayu ini lebih disarankan untuk indoor saja. Selain itu, gunakan juga kayu dalam bentuk yang tebal agar makin sulit dirusak hama.

Perbedaan dengan Pinus

Apa beda kayu pinus dengan cemara? Pertanyaan ini sering sekali diajukan.
Meskipun sekilas mirip, harus dipahami bahwa cemara tidak sama dengan pinus (tusam). Cemara merupakan kelompok tanaman dari genus Casuarina, sedangkan pinus termasuk dalam genus Pinus. Bahkan cemara bukanlah tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) seperti Pinus sehingga perbedaan antar keduanya bisa dibilang sangat besar.

Tampilan kayunya juga menunjukkan beberapa karakter yang berlainan. Warna kayu cemara secara umum lebih pekat dan tua dibanding warna kayu pinus yang pada umumnya bercorak kuning terang. Selain itu, kayu cemara juga memiliki banyak mata dibanding pinus.

Mengenal Kayu Cemara, Ciri, dan Manfaatnya
Tagged on: