Mengenal Pengawet Kayu Anti Rayap Untuk Kebutuhan Industri Mebel

Menggunakan pengawet kayu anti rayap untuk memenuhi kebutuhan industri mebel bukanlah sesuatu yang mengherankan lagi untuk terjadi. Sebab keawetan material kayu pada industri mebel memang wajib dipertahankan kualitasnya.

Dan salah satu hal yang bisa membantu mempertahankan keawetan kayu untuk kebutuhan industri mebel tentu saja melalui penggunaan produk pengawet kayu. Ketergantungan pengrajin mebel pada kayu utama seperti jati, mengharuskan memanfaatkan kayu lain yang cepat tumbuh sebagai bahan baku. Kayu jenis cepat tumbuh perlu pengawet kayu anti rayap untuk meningkatkan umur pakai kayu.

Industri mebel berkembang turun temurun dan sangat mengandalkan pasokan kayu Jati. Ketergantungan ini ikut mendorong laju eksploitasi hutan, yang mengakibatkan berkurangnya luasan hutan dari tahun ke tahun. Hutan yang makin berkurang, menjadi salah satu sebab terjadinya peristiwa alam yang merugikan manusia –banjir, kekeringan, longsor. Hutan-hutan di Pulau Jawa hingga saat ini terus mengalami penyusutan.

Penyusutan Hutan Jadi Salah Satu Alasan Pentingnya Penggunaan Pengawet Kayu Anti Rayap untuk Industri Mebel

Data Departemen Kehutanan tahun 2002 menunjukkan luas hutan rusak dan lahan kritis di Pulau Jawa mencapai 3,2 juta Ha. Sebagian besar hutan di Jawa Tengah terdiri atas Jati, meskipun demikian hanya Jati yang tumbuh di Hutan Produksi yang boleh ditebang untuk kepentingan industri.

Pengawet Kayu Anti Rayap

Pasokan kayu Jati makin berkurang, persaingan global makin ketat, tentu harus dilakukan tindakan nyata untuk bertahan dari tekanan ini. Pelaku industri mebel harus mau berubah. Dimulai dengan menggunakan bahan baku resmi yang berkualitas, mempraktekkan cara pengelolaan kayu yang benar, memanfaatkan bahan berkualitas secara bijaksana, mengembangkan kreatifitas dan kemampuan menghasilkan produk sampingan, pengetahuan pasar dan pengembangan usaha.

Bagi pengusaha kecil dan menengah industri mebel, bagaimana memanfaatkan dan mengelola bahan baku kayu secara tepat dan bijaksana adalah proses yang penting. Pengetahuan tentang finishing dan pengawetan diharapkan dapat diperoleh gagasan untuk melakukan perbaikan pada setiap tahap proses produksi mebel.

Selain finishing yang sangat menetukan kualitas akhir, keawetan mebel kayu pun penting, hal ini berkaitan dengan standar mutu dan menjaga kepercayaan konsumen. Pengawetan yang benar adalah kunci kualitas mebel yang tinggi. Di Jawa Tengah sudah tersedia pengawet kayu anti rayap yang dapat menambah umur pakai.

Inilah Pengawet Kayu Anti Rayap Yang Direkomendasikan untuk Industri Mebel

Biocide Insecticide merupakan produk untuk mencegah serangan berbagai jenis serangga dan rayap dengan system kontak lambung. Produk dengan kemasan 100 gram ini efektif mengantisipasi serangan kumbang bubuk kayu, semut, kutu, nyamuk, rayap, dan lain lain. Bahan aktif dari obat ini adalah Cypermethrine 100 Ec. Produk tersebut dapat mengawetkan berbagai jenis kayu, rotan, bambu, natural fiber, dan lain sebagainya.

alterntif text

BioCide Insecticide dapat diaplikasikan dengan system spray, pipa injeksi, vakum tekan, hingga perendaman. Bahan pengawet kayu anti rayap tersebut cocok digunakan oleh industri pengolahan kayu yang akan dikirim ke tempat lain maupun dijadikan bahan baku lainnya. Produk ini juga hadir dilengkapi dalam berbagai keunggulan.

Pengawet Kayu Anti Rayap

Kandungan bahan aktif dalam produk insektisida ini juga aman untuk diaplikasikan. Dalam artian tidak menimbulkan masalah berbahaya pada kesehatan manusia sebagai aplikatornya. Begitu pula pada ekosistem di sekitar yaitu lingkungan hidup secara keseluruhan. Karena akan sangat tidak nyaman bukan jika Anda bisa mengatasi masalah berupa serangan rayap tapi justru merusak lingkungan?

Bahan aktif dalam Biocide Insecticide memang bisa membunuh serangga dengan cepat. Bahkan bisa bekerja sebagai racun kontak bisa membunuh serangga kapan saja. Namun kinerjanya tidak akan langsung menimbulkan efek mematikan jika terpapar pada manusia maupun jenis hewan selain serangga. Meski demikian, Anda tetap mematuhi standar keamanan yang tepat agar bisa lebih aman saat mengaplikasikan produk ini.

Cara Aman Mengaplikasikan Biocide Insecticide

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap bahan kimia tertentu. Disarankan untuk menggunakan perlengkapan sesuai dengan standar keamanan selama aplikasi anti rayap untuk rumah BioCide Insecticide. Sebab, bahan yang digunakan pada BioCide tersebut walaupun tergolong jenis obat anti rayap yang ramah lingkungan tetap saja mengandung bahan kimia.

Kandungan bahan kimia tersebut berpotensi menyebabkan alergi, keracunan atau iritasi baik melalui mata, mulut, kulit atau bahkan pernafasan. Jadi sebaiknya gunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, kaca mata, celana dan kaos dengan lengan panjang.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga keamanan saat melakukan penyimpanan produk Biocide Insecticide yang telah digunakan. Jika ada sisa dari penggunaan Biocide Insecticide, tak ada salahnya untuk menyimpannya di tempat yang aman. Terhindari dari sinar matahari langsung, dan tentunya terhindar dari jangkauan anak-anak.

pengawetkayu – biocide insecticide

Tutup Biocide Insecticide secara rapat, jangan biarkan ada celah terbuka pada tutupnya. Karena hal tersebut akan membuat kandungan bahan aktif di dalamnya menjadi berkurang efektifitasnya. Jadi, jaga selalu produk ini baik saat pengaplikasiannya maupun penyimpanannya. Begitu pula saat Anda akan membuangnya, jangan sembarangan membuangnya.

Apalagi dengan mengalirkannya ke aliran sungai yang di dalamnya terdapat berbagai organisme hidup yang perlu dijaga ekosistemnya. Tetap jaga keamanan eksosistem sekitar saat melakukan perawatan pada rumah agar terhindar dari rayap.

Kenapa Kita Harus Menggunakan Bahan Pengawet Tidak Berbahaya?

Bahan pengawet kayu yang sebagian besar digunakan pada saat ini merupakan bahan kimia sintetis. Ditinjau dari aspek ekologis, penggunaan bahan pengawet sintesis mempunyai dampak yang kurang  menguntungkan terutama karena bahan kimia tersebut bersifat tidak dapat terdekomposisi.

Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, maka usaha pemanfaatan produk alam sebagai bahan pengawet kayu alami merupakan hal yang sangat penting. Hal ini telah dilakukan dengan adanya produk pengawet kayu anti rayap BioCide yang bisa Anda gunakan.

Produk ini selain aman untuk diaplikasikan juga aman saat akan disimpan atau dibuang. Karena tidak akan residu bahan kimia berbahaya jika Anda juga membuangnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, kemudahan dan keamanan produk ini juga sudah terbukti sejak proses penggunaannya.

Dengan hanya perlu melarutkannya menggunakan air bersih, itu sudah menjadi salah satu ciri penting dari keamanan produk ini. Jadi, jangan sampai salah pilih untuk menggunakan produk pengawet kayu anti rayap agar bisa memenuhi kebutuhan industri mebel.

Dimanakah Anda Bisa Mendapatkan Produk Biocide Insecticide untuk Kebutuhan Industri Mebel Kayu Anti Rayap?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154
Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Mengenal Pengawet Kayu Anti Rayap Untuk Kebutuhan Industri Mebel
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *