INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR

Kerajinan dari eceng gondok sudah banyak diminati. Salah satu kerajinan eceng gondok yang sering diminati adalah kerajinan tas eceng gondok. Karena pertumbuhan eceng gondok sangat cepat, untuk menjadikan gulma air ini sebagai bahan baku pembuatan tas dan aneka bentuk kerajinan lainnya bukanlah hal yang sulit. Meski demikian, tetap diperlukan treatment khusus untuk agar dapat membuat tas eceng gondok berkualitas hingga memenuhi standar ekspor.

Pertumbuhan eceng gondok yang yang sangat cepat menjadikan gulma air ini sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan yang mudah diperoleh. Pengolahan tanaman ini sebagai bahan baku kerajinan juga diminati oleh banyak pihak, termasuk konsumen yang berasal dari luar negeri.

INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR - tas eceng gondok

Agar dapat memenuhi standar ekspor, pengolahan bahan ini harus dilakukan dengan cara yang tepat agar produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan standar. Pemasaran produk tas eceng gondok serta produk kerajinan lainnya hingga ke mancanegara membuktikan minat yang tinggi dari konsumen yang berada di luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan cara pengolahan dan perawatan produk yang tepat untuk memenuhi standar kualitas ekspor yang telah ditentukan.

PROSES PENGOLAHAN ECENG GONDOK UNTUK PRODUK KERAJINAN

Untuk mendapatkan produk kerajinan olahan eceng gondok yang berkualitas pasti diperlukan cara pengolahan yang terpat agar dapat menghasilkan olahan tas eceng gondok dengan standar ekspor. Secara umum, berikut ini adalah proses pengolahan eceng gondok yang perlu dilakukan sebagai bahan baku untuk sebuah produk kerajinan, diantaranya adalah:

  1. Panen

Proses panen dilakukan saat eceng gondok sudah mencapai tinggi 0,4-0,8 meter. Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku kerajinan tas biasanya dilakukan dengan menggunakan tangkai daun yang berukuran 60 cm.

  1. Sortir

Tahapan sortir dilakukan untuk memisahkan bagian-bagian eceng gondok agar lebih mudah diolah. Yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan adalah hanya bagian tangkai daunnya saja,  sementara bagian tanaman lainnya berupa akar, daun, tunas dan bunganya dibuang atau dimanfaatkan untuk menjadi produk lain.

  1. Jemur

Penjemuran dilakukan setelah eceng gondok disortir dan dibersihkan. Sebagian besar pengrajin kerajinan eceng gondok hanya menggunakan air bersih atau dibersihkan menggunakan campuran obat anti jamur substrat kemudian di pres secara manual. Lalu keringkan dibawah sinar matahari.

  1. Pewarnaan

Serat eceng gondok diwarnai dengan menggunakan pewarna sintetis atau pewarna alam yang telah disiapkan. Rendam selama 12-24 jam hingga warna meresap dengan sempurna. Saat melakukan proses pewarnaan, anda dapat menggunakan obat anti jamur permukaan agar membantu mencegah eceng gondok terkena jamur permukaan saat proses penjemuran selanjutnya.

INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR - kerajinan tas

alterntif text
  1. Jemur

Selesai dengan proses pewarnaan, jemur kembali eceng gondok hingga benar benar kering. Penjemuran biasanya dilakukan di lantai semen dengan mengandalkan sinar matahari, proses ini memakan waktu cukup lama biasanya hingga mencapai 7 hari bahkan lebih jika kondisi cuaca sedang kurang bersahabat.

  1. Pembuatan Produk

Langkah terakhir adalah, mulai membuat atau membentuk produk kerajinan yang diinginkan. Cara pembuatan produk kerajinan tangan juga harus dilakukan dengan baik agar hasil yang diperoleh dapat menjadi produk yang menarik dan berkualitas.

CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK KUALITAS EKSPOR

Sebagai salah satu jenis kerajinan yang cukup banyak digemari, tas eceng gondok adalah produk kerajinan yang paling sering diproduksi. Untuk mendapatkan kualitas produk tas eceng gondok terbaik hingga memenuhi standar ekspor, diperlukan treatment khusus pada proses pengolahan eceng gondok sebagai bahan bakunya.

Pembuatan tas eceng gondok dimulai dengan memilih eceng gondok yang panjangnya kurang lebih 60 cm. Kemudian, anda perlu membasahi seluruh bagian eceng gondok yang akan digunakan, usahakan air dapat masuk hingga pori-pori eceng gondok. Pada tahap ini, sebaiknya anda menggunakan air yang dicampur dengan obat anti jamur substrat agar kualitas kerajinan tas dari bahan baku eceng gondok ini tidak mudah terkena jamur sampai mengganggu proses ekspor nantinya. Anda bisa menggunakan biocide wood fungicide untuk mengatasi masalah ini.

Biocide wood fungicide adalah produk pencegah jamur substrat yang diformulasikan dengan bahan aktif Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzoathiazole (TCMBT). Dapat digunakan dengan cara diencerkan menggunakan air bersih dengan perbandingan 1:100 atau setara dengan 1-2%. Anda dapat membersihkan eceng gondok dengan rendaman air yang telah dicampurkan dengan Biocide wood fungicide untuk mencegah tumbuhnya jamur substrat akibat belum benar-benar mengering pada proses penjemuran.

INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR - biocide wood fungicide

Eceng gondok yang sudah dibasahi kemudian ditipiskan menggunakan kayu yang sudah dibentuk bulat, lalu Tarik eceng gondok berulang kali hingga menjadi lembaran yang tipis. Setelah itu, anyam eceng gondok sampai membentuk anyaman yang lebar dan rapi. Tahap selanjutnya adalah jahit eceng gondok menggunakan benang jahit sesuai dengan pola tas yang ingin dibuat. Jika seluruh bagian tas sudah selesia dibuat, selanjutnya adalah keringkan produk dengan menjemurnya dibawah sinar matahari.

CARA MERAWAT TAS ECENG GONDOK

Perawatan tas eceng gondok dapat dilakukan sebelum anda melakukan pengiriman kerajinan tas eceng gondok ke luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mencegah tumbuhnya jamur selama proses penyimpanan di dalam gudang atau ruang penyimpanan sebelum produk ini dipasarkan. Ancaman yang sering timbul saat proses penyimpanan adalah munculnya jamur di permukaan tas yang akan menurunkan kualitas produk dan mengurangi nilai estetika.

Ruang penyimpanan yang lembab menjadi salah satu penyebab munculnya jamur pada permukaan tas. Hal ini dapat anda atasi dengan menggunakan obat anti jamur untuk permukaan yaitu biocide surface film preservative (SFP) untuk mencegah kerusakan pada tas eceng gondok akibat tumbuhnya jamur, lumut, dan ancaman serangan bakteri.

INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR - biocide surface film preservative

Biocide SFP adalah obat anti jamur yang diformulasikan dengan bahan aktif Diuron dan Carbendazim Calcium bis (dodecylbenzenesulfonate). Bahan ini membuat Biocide SFP menjadi produk yang efektif untuk mencegah dan membasmi jamur permukaan, lumut, serta bakteri pada proses pembuatan produk kerajinan eceng gondok. Cara aplikasi produk ini sangat mudah, cukup diencerkan dengan air bersih dengan perbandingan 1:100 atau setara dengan 1% anda juga bisa mengaplikasikannya dengan konsentrasi 2%. Anda dapat mengaplikasikan produk ini dengan teknik spray, perendaman, maupun dengan menggunakan kuas.

Mau Beli Biocide?

Anda bisa membeli varian produk biocide di service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta 55162
Phn / fax: +62 274 388301
E-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phn: +62.291.598992
E-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154
Phn: +62 231 320759
E-mail: [email protected]

Anda juga dapat membeli varian produk biocide secara online melalui beberapa kanal kami berikut ini:
WhatsApp : 082264411073
Website : https://www.pengawetkayu.com/
Facebook : https://www.facebook.com/pengawetkayu/
Instagram : https://www.instagram.com/biocide.id/

INILAH CARA MEMBUAT TAS ECENG GONDOK BERKUALITAS EKSPOR
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *