Pengawet kayu bagi pengrajin industri kecil memang penting untuk digunakan, karena bisa membantu meningkatkan dan menjaga kualitas produk.

Pengawet kayu sangat dibutuhkan untuk perawatan kayu, khususnya kayu yang berumur muda atau cepat tumbuh. Pengawetan dilakukan dengan tujuan untuk mencegah jamur yang merusak struktur permukaan kayu.

Sebagian industri kecil bekerja berdasarkan order dari pemesan dan menduplikasi dari contoh yang sudah ada. Belum banyak industri kecil yang melakukan inovasi dalam mendesain atau mendesain sesuai produk sesuai kebutuhan konsumen atau keinginan pasar.

Banyak desain yang dibuat merupakan desain turun temurun yaitu desain yang didapat dari orang tua mereka atau berdasarkan keahlian yang mereka miliki. Mereka tidak berupaya untuk menambah keahlian dan pengetahuan mereka mengenai material lain selain kayu.

Pola fikir yang masih sederhana dan pasrah terhadap permasalahan yang ada merupakan kendala dan hambatan paling besar karena niat untuk berkembang dan maju akan terhambat  meskipun banyak fasilitas dan bantuan dari luar untuk membantu mereka.

Pengawet Kayu

Masalah yang Sering Dihadapi Masalah Pengrajin Industri Kecil

Umumnya pengrajin perkayuan di Jawa mendapatkan pasokan kayu dari hutan tanaman atau hutan rakyat. Khusus dari hutan rakyat, terdapat berbagai macam jenis kayu yang dapat diolah. Sehingga pilihan bahan baku bagi para pengrajin sangat beragam. Antara lain kayu durian, akasia mangium, bayur, sengon, kemiri, agatis, mindi, lame atau pulai, sungkai, yang umumnya dari tanaman muda (kurang lebih 10 tahun).

Kayu-kayu muda tersebut memiliki beberapa kelemahan, yaitu kurang awet. Dinding selnya tipis dengan sudut mikrofibril lebih besar, lebih banyak memiliki arah serat spiral dan porsi kayu remaja yang tinggi. Sehingga dalam pengolahannya memerlukan perhatian yang lebih agar bisa meningkatkan kualitas dan memaksimalkan penggunaannya.

Sebagian industri kecil dan pengrajin belum menguasai teknologi perkayuan dan pengetahuan mengenai jenis kayu juga masih kurang, sehingga hanya mengandalkan jenis kayu tertentu sebagai bahan baku andalan. Padahal dengan teknologi yang ada, dapat memanfaatkan semua jenis kayu dengan treatment tertentu.

Salah satu treatment yang penting ialah pengawetan kayu agar lebih kuat dan terhindar dari jamur perusak keindahan permukaan kayu. Kenapa penting dilakukan? Nilai jual kayu selain dari kekuatannya, kenampakan luar juga diperhitungkan. Untuk itu perlu pengawet kayu prakontruksi.

Pengawet Kayu KaretBahan Pengawet Kayu Yang Direkomendasikan Bagi Pengrajin Industri Kecil

BioCide Wood Fungicide adalah produk Biocide yang sangat direkomendasikan, kombinasi fungisida dan bakterisida berbahan aktif 2-(thiocyanomethylthio) benzothiazole dan methylene-bis-thiocyanate (TCMBT/MBT). Produk pengawet kayu ini efektif bekerja pada subsrat kayu dan serat alam basah untuk mencegah pertumbuhan jamur blue stain dan organisme sejenis lainnya.

Produk ini sangat direkomendasikan pada kayu, dapat diaplikasikan saat Kayu dalam bentek batangan, melalui metode spray maupun perendaman. Keunggulan BioCide Wood Fungicide ialah mampu bekerja efektif pada substrat kayu basah untuk mencegah tumbuhnya jamur blue stain. Selain itu, pengawet kayu ini merupakan kombinasi antibakteri dan anti jamur.

Formula sesuai kebutuhan industri wood working, aplikasi fleksibel, ditambah lagi relatif lebih aman dan ramah lingkungan. Cocok untuk kebutuhan Anda apabila memiliki bangunan rumah kayu, gazebo, ataupun  stok kayu di rumah industri. Tersedia dalam kemasan ekonomis 130 gr.

Pengawet Kayu Dirancang Agar Mudah Digunakan Oleh Pengrajin Industri Kecil

BioCide Wood Fungicide dapat dilarutkan dengan air atau solvent (thinner, metanol, aseton, dan lainnya) atau minyak (minyak tanah, solar, terpentin, dan lain lain) sesuai kebutuhan dan karakter bahan.

pengawetkayu – biocide wood fungicide

Sebagai obat anti jamur atau fungisida yang bekerja maksimal, tentunya penggunaan Wood Fungicide water based ini memiliki berbagai keunggulan. Beberapa keunggulan yang akan memudahkan Anda mendapatkan manfaat dari produk anti jamur terbaik ini diantaranya adalah:

  1. Diformulasikan sesuai keperluan industri pengolahan kayu. Tak heran jika produk ini ditujukan pula untuk membantu para pengrajin industri kecil untuk lebih mudah menjalankan usahanya.
  2. Cara pemakaian yang mudah dan cepat. Anda bisa mengaplikasikan produk ini dengan menggunakan beberapa metode. Baik itu dikuas, dioles, disemprot, hingga direndam.
  3. Biaya produksi lebih terjangkau karena tidak perlu menggunakan bahan pengencer solvent. Anda hanya perlu menggunakan air bersih yang bisa dengan mudah diperoleh di rumah.
  4. Toxicity bagi manusia rendah sehingga relatif lebih aman dalam aplikasinya
  5. Aktivitas bahan efektif yang tahan lama. Diperkirakan ketahanan efektifitas bahan aktifnya bisa mencapai waktu 2 tahun sejak pertama kali diaplikasikan.
  6. Stabil bahan aktif dalam produk ini saat diaplikasikan di permukaan kayu tidak perlu diragukan lagi.

Langkah Aplikasi Pengawet Kayu Biocide 

Obat anti jamur pada kayu BioCide Wood Fungicide ini bisa diaplikasikan dengan berbagai cara dari sistem kuas, rendam, vakum tekan, dan sebagainya. Berikut ini contoh aplikasi BioCide Wood Fungicide dengan sistem kuas dan rendam.

Sistem Kuas

  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Seperti gelas ukur, kuas, dan suntikan atau pipet ukur. Serta pelarut dan BioCide Wood Fungicide sebagai bahannya.
  2. Buat larutan sesuai dengan petunjuk pada tabel konsentrasi larutan di atas.
  3. Aduk sampai larutan menjadi rata.
  4. Aplikasikan larutan dengan cara dikuas pada seluruh permukaan kayu. Kemudian diamkan hingga mengering.

 Sistem Rendam

perendaman bambu dengan pengawet kayu
  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat: wadah untuk merendam kayu, gelas ukur, dan suntikan atau pipet ukur. Bahan: pelarut dan Biocide Wood Fungicide.
  2. Buat larutan Biocide Wood Fungicide sesuai dengan petunjuk pada tabel konsentrasi larutan di atas pada wadah untuk merendam kayu.
  3. Aduk rata sampai larutan menjadi homogen (rata).
  4. Masukkan kayu dalam larutan tersebut. Pastikan seluruh permukaan kayu juga ikut terendam.
  5. Rendam selama minimal 10 sampai 15 menit. Lalu keringkan dan bisa dilanjutkan dengan proses finishing.

Demikian informasi obat anti jamur pada kayu BioCide Fungicide atau Microcide 100/100 EC, semoga dapat membantu memajukan industri kayu Indonesia.

Dimanakah Anda bisa Mendapatkan Produk Pengawet Kayu Ini?

Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk fungisida Biocide Wood Fungicide untuk memenuhi berbagai kebutuhan, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

https://www.tokopedia.com/biopaint102

https://www.tokopedia.com/bioindustrieso

https://www.bukalapak.com/u/store_bioindustries

https://www.tokopedia.com/bioindustries

https://www.tokopedia.com/rayapjamur

https://www.bukalapak.com/u/agen_biovarnish

https://shopee.co.id/biovarnish.official

https://www.tokopedia.com/biovarnishseries

https://www.tokopedia.com/catkayu

https://www.bukalapak.com/u/catwaterbased

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta

Indonesia 55162
Phn / fax: +62 274 388301

e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan
Jepara, Jawa Tengah 59417
Phn: +62.291.598992
e-mail: [email protected]co.id

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04,

Desa Tegalwangi, Weru,

Cirebon, Jawa Barat 45154
Phn: +62 231 320759
e-mail: [email protected]

Pengawet Kayu Yang Sangat Direkomendasikan Untuk Pengrajin Industri Kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *