Mengenal 3 Jenis Bambu yang Cocok Digunakan Sebagai Bahan Bangunan

Penggunaan bambu sebagai material bangunan sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Ada 3 jenis bambu yang cocok digunakan sebagai bahan bangunan. Ada bambu pertung, bambu hitam dan bambu apus.

Bambu sering dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Salah satu di antaranya sebagai bahan bangunan. Dari tiang hingga atap, semuanya bisa dibuat dengan menggunakan bambu.

Beragam Fungsi Bambu

Tirai bambu gulung. Sumber: Pinterest

Bambu termasuk jenis tanaman rerumputan yang memiliki ruas dan rongga pada bagian batangnya. Tanaman ini juga banyak dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai keperluan industri, termasuk industri bangunan.

Termasuk salah satu tanaman dengan waktu pertumbuhan paling cepat membuatnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengganti kayu. Dalam bidang industri bangunan sendiri, tanaman ini banyak digunakan karena memiliki rongga dan serat. Beratnya cenderung lebih ringan jika dibandingkan dengan kayu.

Mungkin karena hal ini pula banyak yang menganggap bahan ini tidak sekuat kayu untuk menopang beban atau menjadi bahan bangunan. Padahal yang terjadi tidaklah demikian, justru sebaliknya. Rongga dan serat pada bambu justru menjadi bracer yang menopang kekuatan tanaman ini. Bambu lebih elastis, ringan dan tidak kaku. Apalagi jika dibandingkan dengan kayu solid yang sudah pasti kaku dan punya bobot berkali lipat lebih berat.

Selain bisa digunakan sebagai bahan bangunan, bambu juga kerap dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan lain. Rebung dari tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan, daun yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, dan berbagai manfaat lainnya mungkin tidak dimiliki tanaman lain.

Manfaat Bambu untuk Bahan Bangunan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bambu memiliki berbagai manfaat yang sangat menguntungkan. Terutama sebagai bahan bangunan. Berikut ini beberapa di antaranya.

Bekisting

Bisa digunakan sebagai bekisting. Atau berfungsi untuk memperkuat proses percetakan struktur beton bertulang. Tentunya disesuaikan pula dengan bentuk maupun ukurannya.

Tiang

Bambu juga bisa digunakan sebagai tiang, terlebih jika kita memanfaatkan material ini untuk membuat rumah secara keseluruhan. Penggunaan tiang pada rumah bambu sebaiknya memilih material yang sudah cukup kuat.

Hal ini berkaitan dengan kekokohan material ini untuk menopang bobot rumah ke depannya. Penggunaannya juga diharapkan bisa bertahan hingga jangka waktu yang cukup lama.

Dinding

Selain tiang, bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bagian dinding pada rumah. Memiliki tampilan yang mirip dengan anyaman kulit atau bagian daging bambu.

Plafon

Kita bisa menggunakan anyaman bambu sebagai bahan untuk plafon. Bambu juga bisa sekaligus dimanfaatkan sebagai rangka atap.

Rangka atap

Kebutuhan akan struktur rangka atap juga bisa dibuat menggunakan bambu. Terlebih dahulu bisa dibuat seperti pembuatan kuda-kuda bambu. Untuk hasil maksimal dan kokoh, pembuatan kuda-kuda dari bambu iniĀ  harus secara rinci dan rapih.

Pintu

Menggunakan pintu berbahan bambu bukanlah ide yang buruk. Terlebih dengan konsep rumah bambu yang membutuhkan seluruh materialnya menggunakan bahan bambu.

Pagar

Bukan hanya bagian dalam rumah saja yang bisa dibuat dengan memanfaatkan material bambu. Nyatanya, bagian pagar pun tak luput dari fungsi tanaman ini.

Pagar rumah yang menarik bisa dibuat dari bambu yang dipotong dan disusun sedemikian rupa. Tidak perlu khawatir akan ketahanannya karena material ini juga bisa menopang kerangka bangunan rumah dengan baik. Apalagi jika diaplikasi dengan cat dan bahan antijamur serta antirayap yang bagus.

Furnitur

Tak kalah menarik dari fungsi lainnya, bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan furnitur. Ada banyak jenis mebel yang bisa dihasilkan dari bahan bambu ini. Dari mulai meja, kursi, hingga berbagai bentuk furniture lainnya tak kalah menarik jika dibuat menggunakan bambu.

3 Jenis Bambu yang Cocok Digunakan untuk Bahan Bangunan

Melihat banyaknya manfaat yang bisa dihasilkan oleh material ini, tak heran jika bambu termasuk bahan yang populer digunakan untuk industri bangunan. Tapi bambu memiliki banyak jenis dan memiliki berbagai karakteristik yang berbeda pula.

Lantas jenis bambu apa saja yang biasa dimanfaatkan untuk bahan bangunan? Berikut ini 3 jenis bambu yang cocok digunakan sebagai bahan bangunan.

Bambu petung

Jenis bambu yang satu ini juga sering dikenal sebagai bambu betu. Pertumbuhannya bisa mencapai 25 meter dengan luas diamteter mencapai 20 cm. Bambu yang satu ini kerap dimanfaatkan sebagai tiang atau penyangga pada sebuah bangunan.

Hal itu disebabkan jenis bambu ini cenderung kokoh meski tetap memiliki sifat lentur layaknya bambu pada umumnya. Penggunaan bambu ini sebagai bahan untuk industri bangunan juga bisa dimanfaatkan untuk bidang lainnya.

Diantaranya digunakan sebagai bahan pada industri pulp dan kertas. Bisa juga digunakan untuk bahan anyaman lalu dibentuk menjadi aneka kerajinan menarik. Dimanfaatkan untuk bahan mebel atau furniture juga kerap menjadi pilihan.

Bambu hitam

Jenis bambu ini juga sering disebut sebagai pring wulung yang bisa tumbuh hingga memiliki panjang 20 meter. Diameter tanaman ini juga bisa mencapai 14 cm. Perannya pada industri bangunan lebih sering digunakan sebagai bahan pembuatan mebel.

Pring wulung terkenal dengan ketahanannya terhadap hama. Selain kerap digunakan sebagai bahan mebel, bambu ini juga kerap digunakan untuk membuat berbagai instrumen musik. Seperti angklung, gambang, dan lain sebagainya.

Bambu apus

bambu apus

Tak kalah populer seperti kedua jenis bambu sebelumnya. Anda juga bisa memanfaatkan jenis bambu apus sebagai bahan bangunan. Bambu apus memiliki diameter kurang lebih 4 hingga 10 cm. Tingginya bisa mencapai 4 hingga 12 meter.

Tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai wind breaker karena kekuatan dan kelenturannya. Bambu jenis ini juga bisa dimanfaatkan untuk dibuat menjadi pagar maupun pintu.

Populer juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri pulp dan kertas. Berbagai produk kerajinan tangan juga kerap tercipta dari pemanfaatan bambu jenis ini.

Menilik dari ketiga jenis bambu diatas dan masing-masing manfaatnya. Tak jarang jika bambu merupakan tanaman yang punya peran penting bagi kehidupan manusia.

Jangan lupa untuk seantiasa melakukan perawatan pada bambu maupun berbagai produk olahan berbahan dasar bambu. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan produk pengawet bambu Biocide.

Di Manakah Anda bisa Mendapatkan Produk Pengawet Agar Bisa Merawat Bambu dengan Maksimal?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di info.bioindustries@gmail.com.

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: info@bioindustries.co.id

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: info@bioindustries.co.id

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: info@bioindustries.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *