Proses Pengolahan Rotan Dengan Pengawet Untuk Kayu Yang Efektif

Pengolahan rotan dari pemanenan hingga menjadi barang jadi melalui proses panjan. Khususnya pada bagian proses pengawetan, agar lebih efektif butuh pengawet untuk kayu berkualitas.

Dalam proses pemanenan atau pengambilan rotan dari hutan setidaknya ada 5 tahapan kegiatan yang harus dilakukan seusai tanaman rotan ditemukan, yang meliputi: 1. Memastikan usia rotan sudah layak tebang; 2. Membersihkan pelepah berduri, agar rotan mudah ditebang; 3. Menguliti rotan, terkadang rotan juga sering dibiarkan sebagaimana adanya; 4. Memukuli batang rotan dengan menggunakan parang untuk memastikan tidak ada duri tersisa; 5. Mengangkut rotan dari hutan ke tempat pemrosesan lebih lanjut.

Secara garis besar, terdapat dua proses pengolahan bahan baku rotan asalan menjadi rotan setengah jadi, yakni pemasakan dengan minyak tanah untuk rotan berukuran sedang dan besar serta pengasapan dengan belerang untuk rotan yang berukuran kecil. Pemasakan dengan minyak biasanya dilakukan oleh pengepul besar dengan menggunakan tiga drum yang telah dibelah dua dan disambung menjadi satu. Selanjutnya, puluhan batang rotan dimasukkan ke dalam wajan drum itu yang sebelumnya telah diisi minyak tanah. Proses pemasakan cukup bervariasi tergantung besarnya api dan banyaknya rotan yang dimasak namun biasanya pemasakan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6-8 jam.

Usai dimasak, rotan lalu dijemur untuk menghilangkan kandungan minyak tanah. Bila cuaca panas dan tidak hujan, penjemuran biasanya dilakukan sekitar tiga hari. Sedangkan, bila cuaca lembab dan hujan, penjemuran bisa memakan waktu sekitar seminggu. Proses pengolahan dilanjutkan dengan proses menguliti dan pembentukan rotan dalam beberapa ukuran. Selanjutnya, rotan setengah jadi siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri. Agar rotan lebih meiliki kekuatan dan daya tahan yang maksimal butuh pengawetan, tujuannya supaya terhindar dari serangga perusak pada waktu pengeringan/dalam gudang ataupun setelah jadi produk rotan jadi.

Pengawet Untuk Kayu
Mebel Rotan

Pengawet untuk Kayu Yang Dapat Meningkatkan Keawetan

Biocide Insecticide merupakan produk pengawet kayu untuk rotan yang dapat mencegah serangan berbagai jenis serangga dan rayap dengan system kontak lambung. Produk dengan kemasan 130 gram ini efektif mengantisipasi serangan kumbang bubuk kayu, semut, kutu, nyamuk, rayap, dan lain-lain. Bahan aktif dari obat ini adalah Cypermethrine 100 EC. Produk tersebut dapat mengawetkan berbagai jenis kayu, rotan, bambu, natural fiber, serta bahan lainnya.

BioCide Insecticide dapat diaplikasikan dengan system spray, pipa injeksi, vakum tekan, hingga perendaman. Bahan pengawet untuk kayu tersebut cocok digunakan oleh industri pengolahan kayu yang akan dikirim ke tempat lain maupun dijadikan bahan baku lainnya. Tujuan pengawet cypermthrine ini menghindarkan serangga perusak sehingga umur pakai men jadi panjang dan keawetan meningkat. Produk ini hadir dalam berbagai keunggulan.

Pengawet Untuk KayuKeunggulan Dan Manfaat Yang Dapat Anda Peroleh

Biocide Insecticide  efektif dan efisien memcegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dll. Memiliki spektrum organisme target luas.  Aman dan ramah lingkungan. Dapat dilarutkan dengan air (ekonomis) dan Stabilitas atau masa aktif sampai 2 tahun. Tertarik membuat rotan Anda lebih kuat dan tahan lama? Pengawet untuk kayu Biocide dapat dipesan melalui wa & sms di 0821-6760-0693 atau 0821-6760-0692. Atau melalui marketplace www.bukalapak.com/biodiana, www.tokopedia.com/dianarika25, dan www.shopee.co.id/biopaint.cs105.

Proses Pengolahan Rotan Dengan Pengawet Untuk Kayu Yang Efektif
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *