alterntif text

Kayu baru ditebang dan masih dalam bentuk log, mudah terserang jamur susbtrat atau jamur kayu blue stain. Lakukan treatment khusus dengan obat anti jamur pada kayu BioCide untuk log.

Jamur kayu blue stain menjadi ancaman yang sangat menggangu bagi para pengusaha kayu ataupun pengolah kayu untuk mebel/furniture. Oleh karena itu menjaga kualitas kayu saat masa pengeringan adalah kunci utama agar tidak terserang jamur perusak warna kayu ini.

Jamur kayu blue stain  suka pada kayu yang daya keringnya lambat, MC di bawah rata-rata dan kadar air yang tinggi. Selain itu kondisi gudang atau tempat penumpukan kayu yang kurang kering dan ventilasi udara yang tidak baik.

Pengkondisian tempat penumpukan kayu yang jauh dari lahan basah adalah salah satu kunci terserangnya kayu dari jamur blue stain atau jamur substrat. Selain itu cara pengeringan yang cepat juga berpengaruh, tapi apabila fasilitas atau alat pengering yang kurang memadai, terpaksa cara pengeringan tradisional tetap bisa dilakukan asalkan kayu diberi perawatan khusus yang tepat.

Seperti apa perawatan kayu yang tepat itu? Salah satunya adalah dengan pengawetan kayu menggunakan perendaman dingin. Sedangkan bahan yang dipakai untuk perendaman adalah obat anti jamur pada kayu BioCide Fungicide. Sebuah obat anti jamur ditujukan khusus untuk membantu para pengusaha kayu meningkatkan kualitas kayunya, baik berupa log, sawn timber, ataupun rotan dan bambu.

Kenali Bahaya Jamur Kayu Blue Stain Berikut ini!

Jamur kayu blue stain membuat perubahan warna pada kayu, biasanya berwarna kebiru-biruan ataupun kehitaman pada susbtrat/daging kayu. Jamur jenis ini tidak dapat dilap atau digosok karena menempel ke dalam kayu. Secara umum perubahan warna kayu berarti hilangnya warna kayu atau dari cerah menjadi buram atau dari warna tua menjadi muda. Stain (wood stain, jamur pewarna kayu) adalah penyebab perubahan pada warna asli juga, tetapi perubahan warna kayu yang asli ke warna lain, sehingga kayu nampak suram atau shade.

Menurut penelitian, jamur ini tumbuh tergantung dari macam penyebabnya, stain dapat terjadi pada kayu daun jarum atau kayu daun lebar sejak kayu masin berdiri, termasuk kayu akasia, baik  berupa dolok, kayu gergajian, serpihan dan bubur kayu, barang jadi dan kayu pasangan.

Jamur ini menimbulkan kerugian besar pada industri perkayuan. Meskipun untuk sementara, stain masih dianggap tidak menurunkan kekuatan kayu, tetapi berkurangnya keindahan kayu mengurangi peminat pemakai. Ada pendapat bahwa kayu yang terserang stain juga telah terserang pembusuk kayu dan telah dibuktikan peneliti  bahwa kayu yang terserang stain lebih mudah terserang jamur pelapuk atau pembusuk.

Kerugian Akibat Serangan Jamur Kayu Dapat Diatasi Dengan Obat Jamur Kayu BioCide Fungicide

Kerugian yang jelas adalah berkurangnya minat pembeli ketika warna asli kayu berubah. Kerugian lain adalah saat difinishing warna natural, jadi warna noda jamur masih terlihat.

BioCide Fungicide (Microcide 100/100 EC, 1 kg) merupakan bahan pengawet kayu anti jamur berbahan aktif  2-(thiocyanomethylthio) benzothiazole dan methylene-bis-thiocyanate) yang merupakan kombinasi anti jamur (fungisida) dan anti bakteri (bakterisida). Kedua bahan tersebut efektif melindungi kayu, bambu, rotan, dan serat alam lainnya dari pertumbuhan jamur blue stain dan jenis jamur kayu serta bakteri perusak lainnya. Produk ini bisa diaplikasikan pada kayu gelondong (log) atau sawn timber.

Keunggulan obat anti jamur pada kayu BioCide Fungicide atau Microcide 100/100 EC

  1. Diformulasikan sesuai keperluan industri pengolahan kayu
  2. Cara pemakaian mudah
  3. Biaya produksi lebih terjangkau
  4. Toxicity bagi manusia rendah sehingga relatif lebih aman dalam aplikasinya
  5. Aktvitas bahan efektif yang lama
  6. Stabil di permukaan kayu.

Data Teknis

  1. Wujud : Campuran
  2. Warna : Merah gelap
  3. Kepadatan pada 25°C: 1.02 – 1.10 g/cm³
  4. Kekentalan pada 25°C: 18 – 20 cps
  5. Kelarutan dalam air pada 25°C: larut
  6. Nilai pH (1 % aq.soln) 25°C: 5 – 4.0

Metode Aplikasi

Obat anti jamur pada kayu BioCide Fungicide atau Microcide 100/10 0EC dapat dilarutkan dengan pelarut air, minyak, metanol, thinner atau bahan pelarut lainnya. Formulasikan larutan Microcide 100/100 EC mengikuti tabel di bawah ini. Konsentrasi larutan untuk Musim kering        0.5% dan  Musim Basah 1.0%

Langkah-langkah Mengaplikaskan Microcide 100/100 EC

Obat anti jamur pada kayu BioCIde ini bisa diaplikasikan dengan berbagai cara dari sistem kuas, rendam, vakum tekan, dst. Berikut ini contoh aplikasi Microcide dengan sistem kuas dan rendam.

Sistem Kuas

  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat: gelas ukur, kuas, dan suntikan atau pipet ukur. Bahan: pelarut dan BioCIde Fungicide atau Microcide 100/100 EC.
  2. Buat larutan sesuai dengan petunjuk pada tabel konsentrasi larutan di atas.
  3. Aduk sampai rata.
  4. Aplikasikan larutan dengan cara dikuas pada seluruh permukaan kayu.

 Sistem Rendam

  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat: wadah untuk merendam kayu, gelas ukur, dan suntikan atau pipet ukur. Bahan: pelarut dan Microcide 100/100 EC.
  2. Buat larutan Microcide 100/100 EC sesuai dengan petunjuk pada tabel konsentrasi larutan di atas pada wadah untuk merendam kayu.
  3. Aduk rata sampai rata.
  4. Masukkan kayu dalam larutan . Pastikan seluruh permukaan kayu terendam.
  5. Rendam 10-15 menit, lalu keringkan.

Demikian informasi obat anti jamur pada kayu BioCide Fungicide atau Microcide 100/100 EC, semoga dapat membantu memajukan industri kayu Indonesia. Silahkan hubungi nomor yang tertera di website ini untuk pemesanan.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here